|
Sebuah prioritas, hal yang paling sulit dilakukan dalam manajemen waktu. Seorang manusia tidak hanya memiliki satu peran dalam kehidupannya di dunia ini. Dalam misi globalnya menjalankan misi peran sebagai khalifatullah di muka bumi ini, manusia memiliki memainkan peran-peran lainnya.
Ya, yang paling sulit dalam mengatur waktu yang singkat ini sebenarnya adalah membuat prioritas. Diperlukan pengorbanan, resiko, keikhlasan, serta wisdom untuk menentukan hal apa yang menjadi prioritas dan harus didahulukan. Sebab seperti dalam wasiatnya yang kesepuluh, Al Banna mengatakan "Kewajiban itu lebih banyak dari waktu yang tersedia".
Waktu yang tersedia sangatlah singkat , bahkan manusia tidak tahu sampai kapan batas masa hidup yang diberikan Sang Khalik. Sehingga sekali lagi manusia harus membuat prioritas yang jelas dalam hidupnya. Walau bagaimanapun, disadari tidak disadari manusia pasti mempriotaskan sesuatu. Bedanya adalah ketika kita tidak sadar akan prioritas diri kita, maka kita akan terombang-ambing dalam arus dan cenderung memenuhi hawa nafsu untuk prioritas itu.
Kata kunci yang terkadang dilupakan dalam memandu kita untuk menentukan prioritas adalah Time Limit. Batas masa kerja yang paling singkat yang harus dipenuhi saat ini. Dalam istilah manajemen waktu menempati kuadran pertama yang harus didahulukan yakni wilayah PENTING dan MENDESAK, dan berusaha berpindah ke kuadran dua yaitu wilayah PENTING dan TIDAK MENDESAK. Seperti kata seorang teman, "Terkadang kita juga harus berhati-hati terhadap peluang. Sebab seringkali peluang dapat berubah menjadi ancaman ketika kita salah dalam menentukan sebuah prioritas".
Menentukan prioritas memang tidak mudah, diperlukan keyakinan yang kuat untuk meghilangkan semua keraguan, diperlukan keikhlasan dalam meninggalkan hal yang mungkin kita senangi dan bukan prioritas untuk saat ini, bersiap untuk ridha menghadapi apapun yang akan terjadi, Sebab seperti yang telah disebutkan bahwa tugas dan kewajiban yang harus dilaksanakan manusia sangat banyak, sementara waktu yang tersedia sangat terbatas. Just make a Decision to make a Priority, dan selalu ingat bahwa boleh jadi hari ini merupakan saat-saat terakhir untuk dapat melihat indahnya dunia. Sehingga kita akan selalu menikmati proses yang harus dijalani.
|