Pernahkah anda merasa benar-benar sendirian di jagad raya yang luas ini ?......
Welcome... "Saya ucapkan selamat datang buat anda yang nyasar ke blog ini ataupun secara sengaja membuka blogdrive ini":)....

Denny Hermawan,








I Will Here...

I Will Be Waiting Here...

So, If You Come Here....

You Will Find Me...

Promise...!!



Assalamualaikum...
Blog ini hanyalah sebuah sarana...
untuk sedikit berceloteh...
dan mengungkapkan aspirasi...
tanpa mengharapkan pujian...
juga ungkapan kekaguman...

yang dinantikan adalah kritikan tulus...
dari seorang sahabat...
agar dapat lebih baik lagi...
kapan saja, dimana saja...
dalam rangka mensyukuri nikmatNya
serta senantiasa mengharap RidhaNya.

Denny
25th Of July
Student Jakarta
email: denny_uai@yahoo.com


If You meet with Me,
You must Smile to me.
If You have any Friend,
You must introduce Him/Her to me.And...
If You will be Marry,
You must invite Me.

PROMISE !!!...
NicE To MeET YoU :) .....

email : denny_uai@yahoo.com


   
<< November 2009 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30

Renungan hari ini...



""Mukmin yang kuat itu lebih baik dan lebih disukai dari pada mukmin yang lemah. Tapi pada keduanya tetap ada kebaikan. Tetaplah untuk mendapatkan apa yang bermanfaat untukmu. Dan mintalah pertolongan Allah dan jangan lemah. Bila sesuatu yang tidak baik menimpamu, janganlah berkata, "Seandainya aku kemarin melakukan ini dan itu, tentu akan ...." Tapi katakanlah, "Ini semua adalah ketentuan Allah. Dan apapun yang Allah kehendaki, Dia pasti melakukan-Nya." Sesunguhnya berkata, "Seandainya begini..." membuka pekerjaan syetan.." (HR Muslim)







My Friend,Our Friend: :





  • Diki's Blog
  • Sistha's Blog
  • Rafi's Blog
  • Rahmatia's Blog
  • yudith's Blog
  • Fachrie'sWeb
  • Kampusku
  • Belajar Tentang Blog
  • DesyA
  • Ratna
  • Tamie
  • Reza
  • Wawan
  • Ide
  • Salihamidzic
  • ManHer

    Sumber Inspirasi

  • Pusat Konsultasi Syariah
  • Sejarah Hidup Muhammad (Haekal)
  • Ilmu Komputer
  • Grafik Komputer
  • Materi Kuliah Fasilkom UI
  • materi UGM
  • Prophet Muhammed
  • Al-Maksurat
  • Conversi Tahun Hijriah
  • Cek Halal
  • MyQuran
  • Mifta
  • Gema Nusa
  • PesantrenOnline
  • Manarul Ilmi Online
  • Rohis Trisakti
  • Begawan Marketing
  • KTPDI Isnet
  • BookStore
  • Rumah Beasiswa
  • Sabili
  • Blog Buku


    Radio Muslim Online

  • Radio IMSA
  • Radio Tarbiyah (Jepang)
  • QommunityRadio (Jerman) Anggota dari : :





    Sponsor Hit Counter:


    Jessica London






    Terima kasih, Anda pengunjung ke
    :








    c) Hak cipta pada Al-Khalik ALLAH SWT
    . Semua materi termasuk informasi dan source-code dalam situs ini
    dapat diambil, dikembangkan, dan diperbanyak
    tanpa sepengetahuan penulis.
    Segala ilmu pengetahuan dan kekayaan intelektual
    adalah milik ALLAH semata
    dan tidak untuk diperjualbelikan!

    Contact Me

    If you want to be updated on this weblog Enter your email here:


    rss feed


  • Tuesday, March 28, 2006
    Self Defense

    "Dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat".


    Mungkin banyak orang bilang bahwa pepatah ini nggak sepenuhnya benar, buktinya siapa yang mengatakan jiwa orang-orang kurang waras yang berkeliaran di sudut-sudut
    kota dan berbadan segar bugar itu sehat walafiat?

    Namun pepatah ini juga nggak sepenuhnya salah, karena ternyata tubuh yang sehat itu dapat menjadi salah satu faktor untuk pengendalian diri dan pertahanan diri. Dalam hal ini olah tubuh/olahraga secara rutin bisa menjadi modal untuk tampil cool, calm, and confident.

    Salah seorang teman pernah bertutur bahwa katanya dia bisa menebak seseorang itu suka olahraga atau tidak hanya dengan memancing emosinya. Jika dengan pancingan sedikit saja dia bereaksi keras (dalam artian "emosi-an") maka bisa dipastikan ia jarang olahraga. Dia juga berargumentasi bahwa orang yang suka olahraga aliran darahnya lancar dan jantungnya stabil, so..nggak mudah terpancing emosinya  Dalam kesempatan lain, ketika Saya masih menekuni dan menjadi anggota aktif salah satu olahraga beladiri, Saya bisa menyimpulkan bahwa rata-rata sebagian besar senior yang sudah memegang sabuk tingkat tinggi, sudah berlatih lebih lama dan keras dapat lebih mengontrol emosinya baik ketika bertarung di arena maupun di jalanan. Mereka bilang udah tau sakitnya dipukul, ditendang, dibanting, dll dalam latihan, makanya mikir dua kali buat mukul orang, nendang orang, bla..bla..Tapi kalo emang ada yang coba-coba ngebangunin macan dari tidurnya sih apa boleh buat ;-)

    Saya sendiri merasakan, semakin lama menekuni jurus-jurus pertahanan diri dalam kerasnya latihan, semakin mudah untuk mengontrol diri agar tidak terpancing untuk terlibat dalam perkelahian yang terkadang disebabkan oleh hal sepele. Malah seorang rekan pernah berkata bahwa motivasi awalnya dulu berlatih beladiri adalah untuk membalas dendam karena pernah dikeroyok oleh sekelompok orang yang memalaknya. Namun semakin lama dia berlatih dan memiliki kemampuan, keinginan itu malah mereda dengan sendirinya. "Saya malah jadi kasihan melihat mereka" itu yang terucap ketika dia ditanyakan motivasinya sekarang. Salah seorang sparring partner lain lagi, dia bilang nggak mau naik tingkat dan ikut ujian penyabukan dulu, "abis rata- rata semakin tinggi sabuk dan skillnya jadi semakin alim sih", sementara dia masih doyan banget berkelahi J katanya sambil berguyon.   

    Yeah begitulah faktanya…oleh karena itu Saya terkadang suka mesem sendiri kalo liat orang yang berlagak jagoan bak preman, apalagi dengan postur tubuh yang nggak ngedukung (kalo nggak dikatakan kurus kering) plus tato disana-sini dan mabok segala lagi. Semakin membuka kartu mereka sendiri yaitu MODAL NEKAT DOANK.

    Hmm…tulisan ini emang bukan tulisan ilmiah dan masih harus diteliti lagi dari sisi penelitian. Tapi rasanya…. Saya bisa menebak Anda termasuk orang yang suka olahraga atau bukan! Wink

     


    Teriring salam ‘tuk teman-temanku di Satlat AA Boxer Cisaat, selamat ya sekarang kalian udah pada jadi pelatih. Tunggu aja I will come back dan kita akan sparring lagi !


    Posted at 01:49 pm by dennylink
    Minta Komentarnya Dong!

    Monday, March 27, 2006
    REHAT

    Semua hal di dunia ini memang nggak ada yang abadi, semuanya tumbuh berkembang, dan berubah menuju kesempurnaan. Nggak ada yang nggak berubah di alam yang fana ini, satu-satunya yang nggak berubah adalah perubahan itu sendiri. Perubahan selalu membutuhkan pengorbanan, bahwa ada hal-hal yang biasa kita lakukan dalam zona nyaman yang harus ditinggalkan karena tuntutan perubahan yang berisikan tantangan.

    Perubahan terjadi kapan pun dimanapun, termasuk di kostanku beberapa pekan ini. Suasana kebersamaan yang selalu diiringi guyonan segar dan komentar-komentar lucu yang menjadi penyegar suasana akhir-akhir ini sangatlah jarang terdengar lagi. Kesibukkan yang luar biasa dari para penghuninya dalam peranan sebagai mahasiswa tingkat akhir, menuntut waktu serta tenaga yang tidak sedikit guna mempersiapkan kelulusan yang gemilang serta berbenah diri untuk bergegas meninggalkan zona nyaman dunia perkuliahan menyongsong dunia profesi yang masih belum jelas kepastiannya dan belum dapat dipastikan kejelasannya.

    Suasana kebersamaan dalam berfastabiqulkhairat tiba lebih dulu di masjid untuk melaksanakan shalat berjamaah, kebersamaan bangun dini hari untuk melaksanakan sahur shaum sunat, kebersamaan menanti jamuan berbuka puasa sunat, berdiskusi tentang isu-isu yang hangat terkini, dan semua kebersamaan lainnya terkadang harus rela ditinggalkan untuk menjalani tantangan perubahan. Bahkan waktu untuk bertemu pun hanya dapat diisi dengan sekedar menanyakan kabar singkat. Intensitas sarat kegiatan di luar menjadikan kostan hanya sekedar tempat singgah ‘tuk melepas lelah. Pulang larut malam, dan harus bergegas pergi lagi keesokkan pagi untuk menyelesaikan amanah yang diemban.

    Kita berdoa agar kesibukan yang luar biasa itu jangan sampai melalaikan kita akan keseimbangan ruhiyah, jasadiah, serta kebiasaan baik yang telah terbiasa dilakukan. Shalat sunah yang mengiringi shalat wajib, shaum sunah, dzikir pagi dan petang, tilawah, serta semua kebiasaan baik lainnya jangan sampai tertinggalkan, karena semua itu dapat menjaga kita untuk terus berpegang pada pertolonganNya. Meskipun jasad jarang bersua namun Allah Swt akan selalu mempertautkan hati melalui doa-doa yang kita panjatkan dalam amalan-amalan taqarrub kita.   

    Di zaman modernisme ini memang sarat akan godaan yang dapat melalaikan kita akan visi, misi, serta tujuan hidup awal. Terlebih hidup di kota besar dengan segala heterogenitasnya, gemerlapnya, dan kesenjangannya yang teramat lebar. Ada baiknya meluangkan waktu sejenak untuk rehat menyusuri tiap langkah yang telah kita susuri.

    Sejenak rehat di sepertiga malam, membayangkan kehidupan kita sebelumnya, kehidupan di zona nyaman dan tenang. Setenteram suasana pedesaan dan kota kecil yang jauh dari hiruk pikuk kesibukkan kehidupan kota besar. Kehidupan yang bersahaja, suasana mushola yang ramai, suasana persaudaraan dan persaudaraan yang didasari dengan ketulusan.

    Semoga kita semua dapat lebih bersemangat untuk menapaki kehidupan masa mendatang dengan mengingat tantangan yang telah berhasil kita tapaki dulu. Bukan untuk kembali kemasa lalu, karena itu artinya kemunduran. Namun untuk sekedar menjaga agar visi, misi, serta tujuan hidup kita tetap terarah dalam tracknya. Love you ...Smile


    Posted at 01:22 pm by dennylink
    Mau lihat komentar? (1)

    Monday, February 27, 2006
    Insan yang Utama

     

    Engkau mengenalnya..

    Insan yang utama…

    Lelaki pilihan..

    Menjadi utusan..

    Ia menunjukkan..

    Jalan kebenaran….

    Selalu ada semangat baru ketika mengkaji sirah kehidupannya, semacam suatu charging di sela-sela menjalani misi hidup yang luar biasa tantangannya. Pikiran melayang sejenak pada zaman itu... Ketika masih hidup seorang  lelaki yang jujur, cerdas, amanah, serta teguh akan misinya dalam menyebarkan rahmat bagi seluruh alam. Tak pernah berkeluh kesah dan senantiasa tersenyum santun, tak pernah menyimpan rasa dendam sedikitpun meski t’lah disakiti oleh orang-orang yang jahil. Dalam hatinya terpancar ketulusan serta sumber maaf demi keselamatan umat yang sangat dicintainya. 

    Pada saat sosok yang memiliki visi yang tajam tersebut ditawari pilihan oleh orang-orang yang merasa terancam akan aktivitas pencerahan yang dilakukannya. Sebuah pilihan yang berat sekaligus berpotensi memperosokkan sedalam-dalamnya bagi orang yang tak kuat iman. 

    Para pembesar Quraisy yang telah lama resah dengan sepak terjang lelaki yang bergelar al-amin ini akhirnya mengeluarkan jurus terakhirnya...menunjuk para diplomat ulungnya untuk melakukan negosiasi dengan Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wassalam...

     “Hai Muhammad, apa sebenarnya yang kau inginkan? apakah kau menginginkan jabatan serta kekuasaan, sehingga engkau berani menentang kepercayaan yang telah turun-temurun diwariskan oleh nenek moyang kita? Kalau memang itu yang kau inginkan maka kami seluruh bangsa Quraisy akan mengangkatmu sebagai pemimpin kami, dimana tak ada suatu perkara apapun yang kami putuskan tanpa melalui persetujuanmu. Asalkan setelah itu kau hentikan aktivitas dakwahmu itu.....

     atau kau menginginkan harta yang banyak? Jika harta yang kau inginkan, maka kami akan mengumpulkan semua tanah, rumah, kuda, unta, emas, perak, dan semua harta orang-orang kaya diantara kami dan kami berikan semuanya padamu....

     atau kau menginginkan wanita-wanita cantik? Jika wanita yang kau inginkan, maka kami akan mengumpulkan gadis-gadis cantik di seluruh jazirah arab, dan akan kami pilih semua yang tercantik lalu kami berikan padamu untuk kau persunting (mungkin kalo zaman sekarang para bangsawan Quraisy itu akan bikin pemilihan Miss Universe kali ya Smile ).....atau kau menginginkan semua hal yang telah kami tawarkan itu?? Jika Ya, kami akan memberikan semuanya padamu, dengan syarat kau menghentikan aktivitas dakwah yang meresahkan kami para pembesar arab....

     ..atau...Kau ingin kami obati dengan gratis ke Tabib yang paling ahli di jazirah Arab ini? Karena kami anggap ada yang nggak beres dengan pikiranmu sehingga kamu berani melawan kami para penguasa Quraisy, serta berani menggugat kepercayaan turun temurun kita.

     Namun...sosok lelaki ini sama sekali tidak bergeming dengan seluruh tawaran duniawi yang menggoda itu.....semua tawaran itu sangatlah kecil dimata Rasulullah Saw Dan akhirnya para bangsawan Quraisy itu mengancam kepada paman Rasulullah bahwa mereka tidak menjamin keselamatan Rasul kita yang tercinta ini jika masih tidak menerima tawaran itu. Ketika Paman beliau menyampaikan hal ini, kita t’lah mendengar jawabannya yang terkenal. Ucapan yang keluar dari hati yang telah dipenuhi keyakinan akan pertolonganNya dan sekaligus menggentarkan hati-hati musuh yang mendengarnya. Ucapan yang dapat menjadi teladan bagi umatnya dalam menjalani kehidupan yang sarat akan godaan ini.

     “Seandainya mereka meletakkan Matahari di tangan Kananku, dan Bulan di tangan Kiriku agar aku berhenti dari tugas ini, Aku tetap tidak akan berhenti melaksanakan Misi ini“

     Suatu pelajaran nan mulia dari sepenggal episode kehidupannya. Takkan kering tinta dituliskan tuk mengabadikan teladan yang telah ditinggalkannya. Takkan berkurang kemuliaannya meski t’lah dihujat oleh musuh-musuh Islam yang senantiasa iri melihat umat meneladaninya. Apalagi cuma sekedar digambarkan dalam bentuk karikatur oleh orang-orang bodoh yang tidak berpengetahuanAngry. Semoga mereka mau mempelajari lagi sejarah dengan benar. Seharusnya mereka melihat dan membaca kemuliaan akhlaknya yang menganggap kecil semua godaan dunia dan seisinya, AngelYeah...setidaknya mereka-mereka itu sudi untuk sekedar membaca tulisan ini, dengan catatan : Mereka Harus Ngerti Bahasa Indonesia ! Wink

    Dan MP3 The Way of Lovenya Haddad Alwi pun masih terus mengiringi tulisan ini……..  

     Baik Hatinya..

    Santun Perangainya…

    Jujur Katanya..

    Kita Menyayangnya…

    Ia Teladan Bagi Kita Semua

    Sebagai Karunia yang diberikan Allah bagi Semua

    Muhammad namanya….

    Ikuti jalanNya..


    Posted at 09:08 am by dennylink
    Mau lihat komentar? (2)

    Previous Page Next Page